Rabu, 08 Juni 2016

Tugas 3 Bahasa Indonesia 2 Resensi Novel (4KA10 ulang 3KA07)



RESENSI NOVEL

Judul Novel: Kepada Gema
Penulis: Diego Christian Immanuel
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2016
Tebal Novel: 216 halaman, 20cm, 44 bab

Sinopsis

   Novel ini menceritakan seorang gadis bernama Atisha yang hidup dalam kepalsuan dan kenyataan pahit, Atisha merupakan sosok perempuan yang tegar menghadapi apapun, namun cinta yang ia jalani membuatnya sangat rentan berjalan dalam setiap kehidupannya.
Bermula dari sebuah hubungan jarak jauh antara Atisha dengan Jesse. Mereka berpacaran sejak Atisha kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan Jesse kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Jesse yang mendapat beasiswa melanjutkan S2 ke Belanda ini langsung bertolak ke Belanda melanjutkan program studi S2 dari beasiswa yang didapatnya. Selama Jesse kuliah di Belanda, mereka berhubungan melalui Email, Whatsapp, dan Skype. Tahun demi tahun hubungan LDR ini mereka jalani, tak ada keraguan satu sama lain diantara kedua sejoli ini.
   Mengisi waktu setelah kelulusannya, Atisha melamar pekerjaan disebuah stasiun TV, yaitu Star TV. Atisha yang bercita-cita menjadi seorang reporter ini harus mengawali karirnya menjadi crew creative divisi Production. Dia mendapatkan banyak sekali teman satu tim nya dengan atasan yang menyebalkan. Pekerjaan demi pekerjaan dia jalani dengan sungguh- sungguh.
   Semua kegiatan yang Atisha lalui tidak pernah lepas dari rasa rindunya terhadap Jesse. Jesse adalah seorang pria yang bisa mencintai dan menerima masa lalu Atisha yang sangat kelam. Ketika SMP, Atisha diambil kesuciannya  oleh preman di daerah lingkungan rumahnya. Saat itu Ayah Atisha yang mengetahui kejadian tersebut menemui preman yang melakukan tindakan tercemar itu. Pisau yang disiapkan Ayah Atisha ditancapkan kepada Rio si kepala preman yang menodai Atisha. Mengetahui tindakan tersebut, anak buah Rio tidak segan untuk mengambil seluruh senjata di markas mereka lalu membunuh ayah Atisha.
   Masa lalu yang kelam meneylimuti memori Atisha yang tak kunjung sirna. Tidak jelasnya kabar dari Jesse semakin menambah kepedihan Atisha. Shalina adalah teman sejak SMPnya Atisha merupakan tempat Atisha mencurahkan keluh kesahnya. Shalina pun turun prihatin kepada Atisha.
   Suatu ketika Gema muncul setelah sekian lama menghilang dari kehidupan Atisha. Gema merupakan mantan kekasih Atisha yang pergi melanjutkan S2 di ITB yang mengambil studi Phanalogic. Kemunculan yang tidak terduga membuat Atisha kaget nan kesal.
Maksud Gema muncul kembali dalam kehidupan Atisha untuk berbalik dan mulai dari awal kisah cinta mereka. Gema yang menerima masa lalu Atisha ini tak kunjung menyerah memperjuangkan cinta mereka yang sirna. Gema adalah sosok yang susah menggantikan Jesse dalam kehidupan Atisha.
   Satu ketika Gema yang sudah mendapatkan terang di hati Atisha mengajaknya untuk ke pemakaman Jesse. Semua yang ditutupi pada akhirnya akan terlihat juga. Kenyataan pahit yang dialami Atisha tidak dapat dihindarkan. Jesse meninggal di Belanda karena penyakit. Ayah dan Ibu Jesse juga tidak dapat menerima kepergian anaknya. Sebuah guci berisi debu bukti Jesse tidak rela disemayamkan di negeri luar, maka itu orang tua Jesse memilih meng-kremasi jasad Jesse.
   Mendengar kenyataan itu, Atisha pun tidak dapat membayangkan. Semua harapan dan cinta yang Jesse berikan berakhir dengan kepergian Jesse. Semua bukti komunikasi dan video call yang Atisha simpan di dalam komputernya itu hanyalah fiktif belaka.
Mendengar sosok Gema dari Shalina, membuat Jesse harus memutuskan pilihan. Meninggalkan Atisha kepada sosok yang ingin memperjuangkan cintanya adalah keputusan terbaik yang Jesse ambil.
Abu jasad Jesse dititipkan orang tua Jesse kepada Atisha. Satu tempat yang mereka berdua rencanakan merupakan pantai Pandawa Bali. Orang Tua Jesse menginginkan semua memori Atisha bersama Jesse dilepaskan disana.
  Sehingga pada akhirnya Atisha dapat menerima kenyataan dan meninggalkan kenangan yang telah menjadi abu di pantai Pandawa Bali bersama kekasih lamanya Gema.
Kata terakhir yang diucapkan Atisha ialah "Gema, jangan pergi lagi". Gema pun mengangguk dengan arti tidak akan pergi dari Atisha lagi.

Unsur Intrinsik Novel:
Tema: Romansa, Persahabatan, Keluarga.
Latar Belakang: Rumah Atisha, Star TV, Gondola Garden, Belanda, Gunung Sikunir, Pantai Pandawa
Waktu: Pagi hari, Siang hari, Sore hari, Malam hari, Malam dini hari, 03:15.
Alur: Novel ini menggunakan alur campuran yang berarti dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian yang akan datang. kedua alur itu digabung dari alur maju dan alur mundur dan diakhir dengan alur maju.
Gaya Bahasa: Tidak baku, dengan campuran bahasa inggris
Amanat: Mensyukur akan semua yang telah terjadi dan tetaplah menghadap kedepan karena semua masa lalu merupakan hambatan yang akan terus menghantui sampai kita sendiri yang dapat menghilangkannya.
Tokoh: Atisha merupakan tokoh utama, Jesse sang pacar yang meninggal, Gema sang mantan yang penuh perjuangan mengembalikan cinta Atisha, Shalina sang teman dari SMP, Gege, Gery merupakan teman dari StarTV, Mbak Yenny sang manager Divisi Production, Aida ibu dari Atisha, Adriel adik dari Atisha, Ayah Atisha, Rio sang kepala Preman

Kelebihan:
Cukup menghibur
Memberikan Amanat dan arti yang mendalam akan kisah hidup Atisha
Untuk Penulis yang baru dihargai 9 penulis baru terkemuka sangat cocok untuk hasil karyanya

Kekurangan:
Alur cerita yang maju mundur cukup membingungkan pembaca
Pada bagian awal cerita susah dicerna

Timbangan pustaka:

Nama Lengkap:                Diego Christian Immanuel
Tanggal Lahir:               6 November 1990
Tempat Lahir:                Jakarta, Indonesia
Pekerjaan:                   Community Manager di Ookbee
Agama:                       Kristen
Kewarganegaraan:             Indonesia

Diego Christian Immanuel Mulatua Pakpahan lulus dari jurusan Sastra Indonesia, Universitas Indonesia, tahun 2013. Masuk ke dalam 9 Penulis Pendatang Baru Terbaik oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tahun 2012 untuk novel debutnya, Percaya. Di tahun 2013, novel keduanya, Travel in Love, mengantarkannya menjadi juara pertama NouraBooks Academy.

Pendidikan:
SMA : St. Theresia
Sarjana : Fakultas Sastra Indonesia Universitas Indonesia

Karya:
Percaya (2012)
Travel in Love (2013)
They Will Be Done (2015)

Kepada Gema (2016)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar